Sandiani's Story
Senin, 28 April 2014
Sabtu, 08 Desember 2012
Melamar Itu Cinta
Awalnya aku berfikir, butuh keberanian yang cukup besar bagi seorang laki-laki untuk bisa mengutarakan maksud dan keinginannya. Ya, keinginan untuk melamar seorang wanita. Menemui sang wali dan mengutarakan maksud dan tujuan. Bukan hal mudah, butuh mental besar. Bersiap untuk menerima segala kemungkinan. Layaknya Ali, butuh keberanian untuk bisa melamar ananda Fatimah Binti Muhammad. Tapi seperti itulah seorang lelaki sejati. Siap menerima apapun yang terjadi. Berusaha kemudian menyerahkan hasilnya kepada Sang Pemilik.
"...dan wanita-wanita yang baik adalah untuk laki-laki yang baik dan laki-laki yang baik adalah untuk wanita-wanita yang baik (pula).” (An Nuur: 26)
Sebuah pesan singkat, siapa kita.. itulah kelak pasangan hidup kita. Apa dan bagaimana ia di dapat, menggambarkan bagaimana sosok ia setelah menikah.
Melamar itu Cinta..
Episode awal dalam kehidupan cinta. Aku fikir, melamar adalah bukti nyata cinta. Teringat sebuah tulisan:
Jodoh kita sudah tertulis di Lauhul Mahfuzh,
Mau diambil dari jalan HALAL ataukah HARAM dapatnya yang itu juga,
Yang beda rasa berkahnya..
Hal ini semakin membuatku yakin bahwa bukan APA, BERAPA dan SIAPA tapi BAGAIMANA ia di dapat. Diberikan dengan lembut dan mesra ataukah dengan hina..
* Teruntuk Yang Terpilih *
Kamis, 01 November 2012
Kamis, 06 September 2012
Ruang itu Bernama C.I.N.T.A
Ruang itu bernama CINTA
Tempatnya bertumbuh...
Atau berkembang...
Atau bertumbuh dan berkembang...
Pada sebuah ruang bernama cinta
Menyemai sebuah harapan
Seperti banyak orang bilang adalah "HARAPAN"
Aku katakan "aku akan menyemai"
Karna harapanku, ku gantungkan hanya kepada Nya..
Pada sebuah ruang bernama cinta
Aku tersaruk...
Kadang kutemui asa...
Tapi tetap kuberlari.. berlari.. dan berlari..
Sampai kutemui cinta yang hakiki
Kepada ruang yang bernama cinta
Teruslah bersemai..
Hingga hari itu tiba..
Tempatnya bertumbuh...
Atau berkembang...
Atau bertumbuh dan berkembang...
Pada sebuah ruang bernama cinta
Menyemai sebuah harapan
Seperti banyak orang bilang adalah "HARAPAN"
Aku katakan "aku akan menyemai"
Karna harapanku, ku gantungkan hanya kepada Nya..
Pada sebuah ruang bernama cinta
Aku tersaruk...
Kadang kutemui asa...
Tapi tetap kuberlari.. berlari.. dan berlari..
Sampai kutemui cinta yang hakiki
Kepada ruang yang bernama cinta
Teruslah bersemai..
Hingga hari itu tiba..
xxx Untuk satu cintaku, hanya kepada Nya xxx
Kamis, 26 Juli 2012
Selasa, 17 Juli 2012
Bahagia Itu Sederhana
Bahagia…
Sebuah
kata yang sangat sederhana, tapi mungkin sangat sulit didapat. Berbagai
definisi bahagia yang mungkin akan kita paparkan, mulai A sampai Z. Tapi
ternyata bahagia adalah sesuatu yang sangat sederhana. Just, enjoy your life…
Sewaktu
ditanya, apakah yang membingungkan di dunia ini ? kebanyakan manusia
menjawab: karena kita mengorbankan segalanya hanya “Demi Uang”, lalu kita
mengorbankan uang hanya “Demi Kesehatan”. Kemudian dia khawatir dengan “Masa
Depannya” sampai dia tidak menikmati “Masa Kini” akhirnya dia “Tidak Hidup Di
Masa Depan ataupun Masa Kini”, dia hidup seakan-akan tidak akan mati, lalu dia “Mati”
tanpa benar-benar menikmati apa itu “Hidup”. *Think Again
Jumat, 18 Mei 2012
RAMADHAN Yang Dinanti
Aku melihat RAMADHAN dari
kejauhan, lembut ia berkata, “Aku akan datang, jamu aku dengan baik ya. Siapkan
sajian spesial untuk menjamuku. TILAWAH sebagai hidangan pembukaku, SHALAT dan
PUASA adalah makanan yang sangat istimewa bagiku maka berikan yang terbaik ya,
dan sebagai penutupnya tolong disediakan ZAKAT. Sepeninggalku, jangan lupa
sampaikan pesanku untuk orang yang bernama MUKMIN: “ Syawal akan tiba sebentar
lagi, Ajaklah SABAR untuk menemani hari-hari dukanya,
peluklah ISTIQOMAH saat dia kelelahan dalam perjalanan TAQWA, Bersandarlah pada
TAWADHU saat kesombongan menyerang, mintalah nasehat QUR’AN dan SUNAH di
setiap masalah yang dihadapi. Terakhir, kuucapkan terima kasih karena telah
menyambutku dengan suka cita. Kelak akan ku sambut di SURGA dari pintu
“AR-RAYYAN”. Selamat meraih pahala terbaik di detik-detik Terakhir Ramadhan.
Mudah-mudahan kita masih di pertemukan dengan Ramadhan Berikutnya.” Insya Allah..
Ya Rabb...Mudahkanlah Urusan Dakwah Ini, Mudahkan Pula Urusan Orang-Orang Yang Memperjuangkan Dakwah Ini
Ya Rabb...Mudahkanlah Urusan Dakwah Ini, Mudahkan Pula Urusan Orang-Orang Yang Memperjuangkan Dakwah Ini
xxx
Langganan:
Komentar (Atom)





